Selasa, 11 September 2012

Kegagalan yang Positif


Kegagalan yang Positif


Keyakinan bahwa “Tuhan pasti akan memberikan yang terbaik untuk kita” itu adalah benar. Jika mengalami kegagalan dalam menggapai kesuksesan, cobalah berfikir dengan cara yang positif. Dengan cara tersebutlah kesuksesan dapat diraih.
Setiap orang pasti pernah mengalami kegagalan. Karena kegagalan adalah sesuatu yang manusiawi dalam mencapai sebuah kesuksesan. Sebagai makhluk ciptaan Tuhan, harus bisa menerima kegagalan tersebut dengan lapang dada dan berpikir secara positif. Misalnya, kita berpikir bahwa Tuhan pasti punya rencana lain dibalik semua ini. Atau mungkin berpikir bahwa kegagalan adalah awal dari sebuah kesuksesan.
Jadikanlah kegagalan tersebut sebagai sebuah pelajaran atau pengalaman dan motivasi dalam langkah berikutnya. Dari kegagalan inilah kita bisa belajar tentang kelemahan dan kesalahan diri sendiri. Maka mengindetifikasi faktor kegagalan itu, adalah salah satu cara untuk menemukan penyebab kegagalan. Jika penyebab kegagalan itu telah diketahui, maka kegagalan tersebut tidak akan terulang kembali. Jangan menyerah dan tetap semangat, apa pun yang terjadi hadapilah dengan senyuman.
Kebanyakan orang yang gagal adalah mereka yang tidak mengetahui betapa dekatnya mereka ke titik sukses saat mereka memutuskan untuk menyerah. Seringkali dalam sebuah kegagalan orang merasa putus asa dan tidak mau lagi mencoba hal tersebut. Karena berpikir bahwa kegagalan tersebut akan terulang kembali. Padahal keyakinan seperti itu tidaklah benar.
Sukses tidak akan datang begitu saja. Dalam mencapai kesuksesan, dibutuhkan karajinan, keuletan, kesungguhan, kesabaran, kerja keras, semangat dan perjuangan. Mengapa kita tidak mencontoh Albert Einstein? Einstein adalah orang yang paling cerdas pada abad ke-20. Einstein tidak langsung sukses dan terkenal seperti sekarang ini. Dalam mencapai kesuksesannya, Einstein sering mengalami kegagalan. Namun Einstein tidak pernah putus asa dan tetap mencoba. Sama halnya dengan Thomas Alfa Edision. Thomas Alfa Edision adalah seorang penemu lampu pijar, yang sampai saat ini lampu tersebut sangat bermanfaat dan digunakan oleh semua orang. Dalam penemuannya, Thomas Alfa Edision mengalami 1000 kali kegagalan. Mungkinkah kita bisa meniru Albert Einstein dan Thomas Alfa Edision? Pasti bisa, jika kita berani menghadapi kegagalan tersebut.
Ada sebuah pepatah mengatakan bahwa “kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda”. Dari pepatah tersebut dapat diartikan bahwa setiap orang yang gagal dalam mencapai keinginan atau cita-citanya, pasti suatu saat nanti keinginan atau cita-cita tersebut dapat diraih dan digapai, apabila orang tersebut mau berusaha dan berdoa. Setiap orang diciptakan untuk sukses. Tetapi kesuksesan orang berbeda-beda tergantung kemauan, niat, dan usahanya.
Hidup itu harus didasari dengan tujuan. Jika tidak, untuk apa kita hidup? Tujuan dari lapang dada dan berpikir secara positif dalam menerima kegagalan adalah tidak lain untuk mencapai kesuksesan yang maksimal. Sedangkan fungsinya adalah untuk mengintropeksi diri dan memotivasi diri agar dalam melakukan sesuatu bisa lebih baik dari sebelumnya, tidak berpikir negatif terhadap kegagalan yang sedang di alami.
Jadi kesimpulannya, jangan pernah menyerah sebelum mencoba sesuatu sampai berhasil karena belum tentu kita gagal dalam melakukannya. (Bhie_28)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar